Minggu, 23 Agustus 2009
Pemprov. Jabar Siapkan Lahan Untuk Pembibitan Domba
Jika usulan program pembibitan domba disetujui dalam perubahan APBD Provinsi Jabar tahun 2009, Pemprov. Jabar menyiapkan lahan untuk kegiatan pembibitan domba, ungkap Kadisnak Jabar, Kusmayadi Tatang Padmadinata dalam keterangannya kepada jabarprov.go.id (20/8).Menurut Kusmayadi, usulan program tersebut merupakan salah satu usulan dari target pembangunan sektor peternakan, dalam memacu pengembangan ternak, Pemprov. Jabar mempunyai target untuk mengembangkan populasi domba. Program tersebut ditargetkan dapat selesai dalam tahun 2012.Pembibitan domba dalam perubahan APBD Jabar tahun 2009, direncanakan akan dilaksanakan di lahan seluas 26 Ha. Lahan tersebut, lokasinya ada di Kawasan Garut. Jenis domba yang akan dikembangkannya adalah Domba Garut.Jika program tersebut disetujui dalam perubahan APBD Jabar tahun 2009, dalam hitungan waktu 3 bulan, di lokasi tersebut akan dibuat kandang, kebun untuk pembibitan serta sebagian kecil kegiatan pembibitan domba, jumlahnya sebanyak 200 ekor.Rencananya, kegiatan pembibitan domba dengan jumlah besar akan dilaksanakan di tahun 2010. Lokasi pembibitan juga akan diperluas, salah satunya akan dilaksanakan di beberapa lokasi di Kawasan Kuningan. Target pembibitan domba, ujar Kusmayadi optimis dapat selesai dalam tahun 2012. Hal tersebut didasarkan atas pertimbangan program tersebut dilaksanakan secara terpadu. Salah satunya dilaksanakan bersamaan dengan program Sarjana Membangun Desa (SMD), untum kegiatan tersebut sebanyak 46 sarjana dipersiapkan untuk membantu kegiatan pembibitan domba.
Sumber : http://www.disnak.jabarprov.go.id
Jumat, 14 Agustus 2009
Karnaval domba Garut
GARUT, (PRLM).- Karnaval domba Garut (Aries Opis) diikuti 2.000 ekor lebih peserta, atau melebihi target pemecahan "Museum Rekor Indonesia" (Muri), sebanyak 1.709 ekor.
Sekretaris penyelenggara Janur M. Bagus, mengatakan, di Garut, Kamis (13/8), tingginya antusiasme para peternak dan penggemar karnaval, sungguh-sungguh di luar dugaan.
Pihak panitia sempat kewalahan menampung membludaknya peminat karnaval yang akan berlangsung 15 Agustus 2009, tetap akan memfasilitasinya.
Namun, penutupan pendaftaran peserta terpaksa dilakukan lebih cepat atau Kamis, yang semula dirancang pada Sabtu (15/8) saat menjelang pelaksanaan di tempat.
Sedangkan berbagai persiapan telah dirampungkan, seperti penyediaan panggung kehormatan, `sound system`, serta beragam jenis kesenian tradisional etnik Garut.
Pada puncak acara karnaval akan ada pagelaran wayang golek dengan Ki Dalang Asep Sunandar Sunarya dari Padepokan Giri Harja III Bandung, sebagai hiburan rakyat menyemarakkan HUT ke-64 Kemerdekaan RI, ungkap Janur.
Dia mengatakan, pihak penyelenggara lomba juga menyediakan sejumlah hadiah, antara lain tiga unit sepeda motor, lemari es, televisi berwarna 21 inci, serta sejumlah hadiah hiburan "door prize".
Bagi para peserta, disiapkan pula pakaian adat khas "jawara" domba, berupa kaos dan `pangsi` berwarna hitam untuk dikenakan para peternak ketika mendampingi dombanya berkanaval.
Kegiatan ini, kata Januar, diharapkan dapat menjadi hadiah istimewa bagi ulang tahun Kemerdekaan RI, sekaligus mempertahankan eksistensi peternak dan penggemar domba Garut sebagai salah satu species `plasma nuftah` unggulan langka di Indonesia, bahkan dunia. (das)
sumber : http://www.pikiran-rakyat.com